Berkunjung ke monumen bersejarah seperti ini tentu saja ada banyak pelajaran yang bisa anda dapatkan. Dengan berkunjung ke tempat ini anda bisa merasa lebih dekat dengan sejarah perkembangan Kota Pontianak. Tugu Khatulistiwa memiliki 4 tonggak utama yang dibuat dari kayu belian atau orang-orang menyebutnya dengan kayu besi. Setiap tonggak memiliki diameter sekitar 0,3 meter dan ketinggian 3 meter (tonggak bagian depan) dan 4,4 meter (tonggak di bagian belakang).
Pada tahun 2005, BTTP
pernah melakukan koreksi pada Tugu Khatulistiwa untuk menentukan dimana sebenarnya lokasi titik nol Khatulistiwa.
Barangkali anda belum tahu tentang titik nol. Titik nol itu adalah titik
di tengah-tengah perbatasan antara belahan bumi utara dan bumi selatan. Pengukuran
ini dilakukan dengan gabungan beberapa metode, seperti metode
terestrial dan metode ekstrateresstrial. Proses koreski ini juga dibantu
dengan GPS yang berfungsi sebagai penunjuk arah. Di dalam proses
pengukuran tersebut, didapatkan hasil bahwa Tugu Khatulistiwa tidak
berada di posisi nol derajat, nol menit, dan nol detik. Titik tersebut
ternyata berlokasi di luar tempat ini, yaitu sekitar 117 m dari Sungai
Kapuas. Di tempat tersebut kemudian sebuah patok baru dibangun namun
masih menggunakan peralatan sederhana seperti pipa PVC dan tali rafia.
Ada satu hal menarik yang bisa anda saksikan di Objek wisata Tugu Khatulistiwa, yaitu titik kulminasi matahari. Ini adalah sebuah fenomena dimana Matahari berada tepat di atas garis Khatulistiwa. Jadi matahari akan benar-benar sejajar dengan kita sehingga bayangan tidak akan terlihat saat berada di bawahnya. Bahkan fenomena ini juga membuat bayangan objek di sekitar tempat ini menghilang selama beberapa detik. Peristiwa ini hanya terjadi 2 kali dalam setahun, yaitu sekitar tanggal 21-23 maret dan sekitar tanggal 21-23 September. Begitu menariknya peristiwa ini sehingga banyak wisatawan yang datang kesini pada tangga tersebut untuk melihat titik kulminasi matahari.
Objek wisata Tugu Khatulistiwa sangat lekat dengan Pontianak sehingga pemerintah setempat pernah mencoba mendaftarkan tempat ini sebagai salah satu cagar budaya UNESCO. Nah, bagi anda yang sedang berlibur ke Pontianak, kenapa tidak berkunjung kesini. UNESCO saja sudah melihat secara langsung keunikan tempat ini, kita yang tinggal di Indonesia juga harus melihatnya.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar